CoinSight — Randy Guynn, seorang pengacara perbankan terkemuka di Amerika Serikat, menegaskan bahwa stablecoin harus tunduk pada regulasi setingkat perbankan agar lebih aman dan stabil.
Dalam kesaksiannya di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS, Guynn berpendapat bahwa stablecoin seharusnya menawarkan tingkat keamanan yang setara dengan simpanan bank yang diasuransikan dan uang bank sentral.
Ia menekankan bahwa regulasi stablecoin harus mewajibkan penerbitnya untuk menjaga cadangan likuiditas dan buffer modal yang sebanding dengan perbankan.
“Jika penerbit stablecoin pembayaran memiliki cadangan aset likuid yang dikalibrasi dengan baik, buffer modal, dan tidak memiliki kewajiban material lainnya, maka stablecoin pembayaran seharusnya sama amannya dengan simpanan bank yang diasuransikan dan uang bank sentral,” ujar Guynn.
Sebagai Ketua Financial Institutions Group di firma hukum Davis Polk & Wardwell LLP, Guynn menyatakan bahwa stablecoin pada dasarnya adalah bentuk uang digital swasta yang perlu diawasi dengan ketat. Ia merujuk pada sejarah inovasi uang swasta yang telah lama menjadi bagian dari sistem keuangan global.
Namun, ia juga memperingatkan bahwa tanpa pengawasan yang kuat, stablecoin berisiko menimbulkan instabilitas keuangan, mirip dengan krisis perbankan yang pernah terjadi di masa lalu.
“Sepanjang sejarah, orang-orang memiliki kebebasan untuk berinovasi dalam menciptakan uang swasta tanpa campur tangan pemerintah, termasuk tanpa perlu mendapatkan izin pemerintah,” tulis Guynn.
Pernyataannya muncul di tengah pembahasan RUU Regulasi Stablecoin yang bertujuan untuk menetapkan aturan yang jelas bagi para penerbit stablecoin. Guynn, yang pernah berkontribusi dalam pengembangan proyek stablecoin Diem milik Meta, berpendapat bahwa regulasi yang tepat dapat meningkatkan efisiensi pembayaran sekaligus meminimalkan risiko.
Kesaksiannya menambah perdebatan yang lebih luas tentang apakah stablecoin seharusnya diatur seperti bank, dana pasar uang, atau dikategorikan dalam skema regulasi keuangan yang sepenuhnya baru.